Asia Timur menjadi wilayah yang paling dinamis. Semua negara yang berada di Asia Timur dalam posisi bersitegang satu sama lain. Salah satu pemicunya adalah persaingan senjata di Semenanjung Korea. Misalnya, baru-baru ini, Korea Utara (Korut) meneken perjanjian strategis dengan Rusia. Pada saat bersamaan, Korea Selatan (Korsel) dan Jepang membuat kerja sama militer dengan Amerika Serikat (AS).
Ketegangan semakin tinggi ketika Korut baru-baru ini melakukan melakukan serangkaian uji coba rudal jelajah bermuatan nuklir. Hal itu mendapat reaksi negatif, khususnya dari dua negara tetangganya, yaitu Korsel dan Jepang.
Munculnya ancaman hulu ledak nuklir jelas tidak hanya menciptakan instabilitas di Asia Timur, melainkan juga di dunia, tidak terkecuali di Asia Tenggara.
Bahkan, pemerintah Indonesia semestinya ikut tergerak memikirkan adanya potensi perang nuklir di Semenanjung Korea.Ingat, warga Indonesia yang tinggal di Semenanjung Korea bisa menjadi korban jika muncul perang nuklir. Pemerintah RI dalam hal ini Kemenlu tidak bisa menutup mata terhadap masalah ini. Mereka harus mempertimbangkan nasib warga negara mereka yang bekerja di luar negeri.
Berdasarkan latar belakang ini, Indonesia Strategic and Defence Studies (ISDS) menggelar ‘Lomba Menulis ISDS: Ancaman Nuklir di Semenanjung Korea bagi Perdamaian Dunia’. Lomba ini bebas diikuti siapa saja dengan berbagai latar belakang. Pemenang lomba menulis sebelumnya terkait Kedaulatan di Laut China Selatan juga dipersilakan mengikuti lomba ini.
Ide atau tema tulisan yang dipaparkan bagus jika memenuhi berbagai unsur seperti kebaruan, dilengkapi data dan memberikan solusi.
Tulisan memiliki informasi atau gagasan yang kuat sesuai dengan tema sehingga bisa mempengaruhi dan memberikan edukasi yang baik bagi pembaca
Tulisan bisa memberikan informasi yang jelas sehingga mudah dipahami. Selain itu tulisan juga punya struktur yang runut dan sistematis. Tulisan disusun menggunakan bahasa yang menarik dengan gaya bertutur atau bercerita
Bahasa yang digunakan dalam tulisan harus efektif dan padat. Pemilihan diksi yang tepat sehingga mendukung substasi informasi yang disampaikan.
1. Apakah ada biaya untuk mengikuti lomba penulisan ini?
Peserta lomba tidak dipungut biaya apapun alias gratis.
2. Apakah tema tulisan harus mengenai membahas nuklir?
Betul, tulisan membahas ancaman nuklir Korea Utara dalam konflik di Semenanjung Korea bagi perdamaian dunia. Dan, tema bukan merupakan judul artikel.
3. Kapan batas waktu akhir pengiriman tulisan?
Pengiriman karya ditutup pada 15 September 2024 pukul 23.59 WIB. Lewat waktu tersebut, seluruh tulisan yang masuk tidak akan diikutsertakan dalam penjurian.
4. Apakah peserta boleh mengikuti lomba menulis secara berkelompok?
Lomba penulisan ini untuk pribadi.
5. Apakah lomba penulisan ini terbuka untuk siswa SMA?
Siswa SMA ataupun setingkat dipersilahkan berpartisipasi di kategori masyarakat umum, dengan syarat minimal usia 17 tahun dan memiliki KTP.
6. Apakah peserta boleh mengirimkan lebih dari satu karya tulisan?
Boleh. Semakin banyak tulisan maka peluang menangnya semakin tinggi. Tetapi, tim juri hanya menetapkan satu tulisan sebagai pemenang.
7. Apakah tulisan harus dalam bahasa Indonesia atau bisa juga menggunakan bahasa Inggris?
Tulisan wajib menggunakan bahasa Indonesia. Namun, diperbolehkan untuk menggunakan istilah bahasa asing.
8. Apa bentuk tulisan yang tepat untuk diikutkan lomba ini?
Peserta boleh menulis artikel, membuat analisis, atau mengulas sebuah masalah, serta membagikan fakta di lapangan yang terkait dengan tema lomba. Panitia akan menyediakan konten di Instagram sebagai bahan rujukan, tapi tidak mutlak harus diikuti.
9. Apa maksud dari syarat tulisan wajib dimuat di blog media, seperti Kompasiana (Kompas), Indonesiana (Tempo), Retizen (Republika), atau situs citizen journalism lainnya di media?
Blog media adalah sebuah platform opini dan publikasi online yang dikembangkan oleh media massa, blog tersebut terafiliasi media. Namun, jika tulisan dimuat media massa terkemuka akan mendapat poin tersendiri.
10. Jika hanya mengirimkan tulisan di naskah tanpa dimuat, apakah bisa?
Semua peserta wajib mempublikasikan naskahnya di blog media.
11. Bagaimana cara mempublikaskan naskah di blog media?
Kunjungi blog yang ingin dituju, dan registrasi melalui email, cukup mudah.
12. Jika peserta bingung, bolehkah bertanya?
Silakan bertanya di akun Instagram atau contact person yang tertera di flyer.
13. Saya bukan siapa-siapa, misalnya hanya seseorang yang gemar menulis, bisakah menjadi pemenang?
Juri tidak melihat latar belakang penulis, tapi akan seobjektif mungkin menilai hasil karya peserta.
14. Benarkah hadiah lomba uang tunai?
Betul. Nanti pemenang akan diminta panitia untuk mengirimkan nomor rekening pribadi.
Juara I
Juara 2
Juara 3
5 Pemenang Hiburan
10 Pemenang Favorit
Mulai 1 Agustus 2024
15 September 2024 pukul 23.59 WIB
20-28 September 2024
Akhir September 2024
Hati-hati terhadap penipuan.
ISDS tidak memungut biaya apapun untuk peserta mengikuti lomba ini.
Research group of experts and journalists that focuses on issues of strategy and defence in the country, with the chief aim of disseminating information to the public.