Menhan RI dan DAPA Korea Selatan Perkuat Kerja Sama Strategis 

Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) dari Menteri Administrasi Program Akuisisi Pertahanan (Defense Acquisition Program Administration/DAPA) Korea Selatan, H.E. Seok Jong-gun, di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Kamis (12/6/2025). Foto : Biro Infohan Setjen Kemhan
Kerja sama ini menandai langkah maju dalam kolaborasi pengembangan industri dirgantara kedua negara.
Share the Post:

JAKARTA – Indonesia dan Korea Selatan sepakat memperkuat kerja sama strategis di bidang pertahanan antara kedua negara. Hal tersebut terungkap saat Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan kehormatan (courtesy call) dari Menteri Administrasi Program Akuisisi Pertahanan (Defense Acquisition Program Administration/DAPA) Korea Selatan, H.E. Seok Jong-gun, di kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Kamis (12/6/2025).

Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat kerja sama strategis di bidang pertahanan antara Indonesia dan Korea Selatan. Dalam kesempatan tersebut, Menhan RI menyampaikan apresiasi atas kontribusi DAPA dan Korea Aerospace Industries (KAI) dalam pengembangan industri pertahanan nasional Indonesia.

Dari Biro Infohan Setjen Kemhan, Sjafrie juga menekankan pentingnya keberlanjutan kerja sama melalui transfer teknologi, pelatihan teknis, serta produksi bersama sebagai pilar utama menuju kemandirian pertahanan nasional. Kolaborasi ini diharapkan semakin mempererat kemitraan strategis Indonesia–Korea Selatan dan mendorong pertumbuhan industri pertahanan yang berdaya saing di kawasan. 

Sebelumnya, Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Donny Ermawan Taufanto menyaksikan penandatanganan kerja sama strategis antara PT Dirgantara Indonesia (PT DI) dengan Korea Aerospace Industries (KAI), bertempat di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Kamis (12/6/2025). Kegiatan ini berlangsung di sela-sela pelaksanaan Indo Defence 2024 Expo & Forum.

Penandatanganan kerja sama strategis dilakukan langsung oleh Direktur Utama PT DI Gita Amperiawan dan CEO KAI Kang Goo-young. Kerja sama ini menandai langkah maju dalam kolaborasi pengembangan industri dirgantara kedua negara. Di akhir acara dilaksanakan pertukaran cendera mata antara CEO KAI dan Wamenhan Donny, yang mencerminkan komitmen dan penghormatan kedua pihak terhadap kerja sama jangka panjang ini.

Untuk diketahui, melalui prinsip kerja sama yang saling percaya dan menguntungkan, Indonesia dan Korsel telah menjalin berbagai program kerja sama seperti pembangunan Kapal Selam, Pesawat T50 dan Pesawat Tempur KFX/IFX dan kerja sama lainnya di bidang industri pertahanan.  Sejumlah peralatan Alutsista buatan Korea Selatan juga sudah digunakan oleh TNI diantaranya adalah panser Tarantula, meriam 105 dan 155, kapal selam dan pesawat KT-1B Wong Bee serta pesawat Golden Eagle. (dwi sasongko)