Menyeka Duka di Seruway : TNI AL Membawa Harapan ke Aceh Tamiang 

Wakasal Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma berdialog dengan anak kecil korban bencana di Aceh Tamiang. Kehadirannya menjadi simbol hangatnya kepedulian pimpinan TNI AL terhadap masyarakat Sumatera dan Aceh. Foto : Dispenal
"Kehadiran kita di sini adalah untuk meringankan beban masyarakat. Kedepankan semangat kemanusiaan dan ketulusan."
Share the Post:

JAKARTA – TNI Angkatan Laut terus melaksanakan penyaluran bantuan kemanusiaan dan layanan pendukung bagi warga terdampak bencana di wilayah Aceh Tamiang sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana. Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Erwin S. Aldedharma melakukan kunjungan ke Posko Seruway, Aceh Tamiang, untuk memastikan bahwa bantuan bagi warga terdampak bencana tidak sekadar sampai, tapi juga secara langsung, diterima warga masyarakat.

Bukan sekadar peninjauan teknis, kehadiran Laksdya TNI Erwin menjadi simbol hangatnya kepedulian pimpinan terhadap masyarakat Sumatera dan Aceh. Wakasal secara langsung memastikan bahwa setiap paket bantuan dan layanan kesehatan tersalurkan kepada mereka yang membutuhkan.

Momen menyentuh terlihat saat Wakasal meninjau sesi trauma healing yang digelar Tim Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial). Di sana, beliau menyaksikan anak-anak kembali belajar tersenyum meski di tengah situasi sulit. Kehadirannya di tengah kegiatan khitanan massal dan pengobatan gratis juga menjadi penyemangat bagi warga yang sedang berjuang untuk pulih.

“Kehadiran kita di sini adalah untuk meringankan beban masyarakat. Kedepankan semangat kemanusiaan dan ketulusan,” kata Laksdya TNI Erwin saat berdialog akrab dengan para prajurit Satgas Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) di lapangan.

Kepada para prajurit Jalasena yang telah berhari-hari bertugas di medan yang berat, Wakasal memberikan apresiasi yang tinggi. Beliau memahami bahwa di balik seragam yang kotor oleh lumpur, ada dedikasi luar biasa untuk tetap responsif membantu sesama tanpa mengenal lelah.

Didampingi jajaran pejabat utama Mabesal, kunjungan ini menegaskan pesan kuat: bahwa TNI AL tidak hanya menjaga kedaulatan di laut, tetapi juga menjadi pelindung dan pelayan yang paling pertama hadir saat rakyat tertimpa duka. Bagi TNI AL, kesejahteraan prajurit dan senyum masyarakat adalah prioritas utama yang tak bisa ditawar. Melalui langkah nyata di Aceh Tamiang ini, TNI Angkatan Laut kembali membuktikan bahwa profesionalisme sejati lahir dari kemanunggalan yang erat bersama rakyat.

Terpisah, TNI Angkatan Laut melalui unsur KRI Semarang-594 melaksanakan kegiatan debarkasi bantuan kemanusiaan dalam rangka Dukungan Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) di wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Posal Kamla TNI AL Meulaboh pada Selasa (30/12).

TNI Angkatan Laut menggunakan KRI Semarang-594 mengangkut bantuan kemanusiaan di wilayah Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Posal Kamla TNI AL Meulaboh pada Selasa (30/12). Foto : Dispenal

Debarkasi bantuan ini merupakan bentuk nyata kehadiran TNI AL dalam mendukung upaya kemanusiaan serta membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana alam. Berbagai bantuan logistik kebutuhan pokok, perlengkapan bayi, kesehatan, dan sandang berhasil diturunkan dan diserahkan untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Bantuan yang didebarkasikan berasal dari berbagai unsur masyarakat, lembaga, komunitas, dan satuan TNI. Adapun jenis bantuan yang diterima meliputi air mineral, beras, mie instan, susu, biskuit, makanan siap saji, perlengkapan bayi, pampers, pembalut, pakaian dewasa dan anak-anak, perlengkapan ibadah, perlengkapan kesehatan dan P3K, minyak goreng, sabun, deterjen, serta berbagai kebutuhan dasar lainnya yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat pascabencana.

Komandan KRI Semarang-594, Letkol Laut (P) Agus Yunianto, menyampaikan bahwa seluruh proses debarkasi bantuan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar berkat sinergi yang baik antara unsur TNI AL dan pihak terkait di wilayah Meulaboh.

Kegiatan ini menegaskan komitmen TNI AL untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai kekuatan pertahanan negara, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan bahwa TNI AL akan terus bersinergi dengan seluruh komponen bangsa dalam mendukung percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana demi terwujudnya keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. (Dwi Sasongko)