Kunjungi Leonardo Company Italia, Kasau Tinjau Opsi Penguatan Kapabilitas Udara

Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono melaksanakan kunjungan kerja ke fasilitas Leonardo di Milan, Italia, Jumat (11/7/2025). Kasau meninjau fasilitas produksi helikopter AW189 yang dirancang mendukung operasi angkutan strategis dan misi khusus. Foto : Dispenau
Selain mempelajari aspek teknis dan pemeliharaan, kunjungan ini menjadi bagian dari proses verifikasi langsung terhadap kesiapan platform tersebut.
Share the Post:

MILAN – Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI M. Tonny Harjono melaksanakan kunjungan kerja ke fasilitas Leonardo di Milan, Italia, Jumat (11/7/2025). Kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh pemahaman menyeluruh mengenai sejumlah platform alpalhankam dalam rencana pengembangan kekuatan TNI AU.

Kasau meninjau fasilitas produksi helikopter AW189 yang dirancang mendukung operasi angkutan strategis dan misi khusus. Selain mempelajari aspek teknis dan pemeliharaan, kunjungan ini menjadi bagian dari proses verifikasi langsung terhadap kesiapan platform tersebut.

Agenda dilanjutkan dengan peninjauan lini produksi pesawat M-346 FA Block 20. Platform jet latih lanjut ini menjadi salah satu referensi dalam penguatan program pendidikan penerbang tempur sekaligus pengembangan kesiapan operasional.

‘’Kegiatan ini mencerminkan komitmen TNI AU untuk memastikan setiap proses pengadaan dilaksanakan secara akuntabel, terukur, dan sesuai prioritas pembangunan kekuatan udara yang Adaptif, Modern, Profesional, Unggul, dan Humanis (AMPUH). Pendekatan kunjungan langsung terhadap penyedia alpalhankam menjadi bagian penting dalam memastikan kesesuaian dengan kebutuhan operasional TNI AU,’’ kata Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana dalam keterangan tertulis yang diterima The Strategy. 

Dalam kunjungan ini, Kasau didampingi Asintel Kasau Marsda TNI M. Untung Suropati, Aspers Kasau Marsda TNI Yostariza, Athan RI di Roma Kolonel Laut (P) Andre Dotulung, serta Koorsmin Kasau Kolonel Pnb I Gusti Ngurah Sorga L.

Wakasau Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi hadir pada upacara pembukaan Latihan TS25 atas undangan resmi dari Angkatan Bersenjata Australia (ADF), Sydney, Minggu (13/07/2025). Latihan ini menampilkan beragam skenario kompleks, termasuk tembakan langsung (live fire exercise), operasi amfibi, manuver pasukan darat, serta operasi udara dan maritim. Foto : Dispenau

Perkuat Diplomasi dan Hubungan Regional

Dalam lanskap pertahanan kawasan Indo-Pasifik yang terus berkembang, kehadiran militer Indonesia dalam forum latihan gabungan internasional menjadi bagian penting dari upaya memperkuat kerja sama strategis dan meningkatkan interoperabilitas. Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan global adalah latihan gabungan Talisman Sabre 2025 (TS25), yang merupakan latihan dua tahunan terbesar antara Australia dan Amerika Serikat, dengan partisipasi 19 negara mitra, termasuk Indonesia.

Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsekal Madya TNI Tedi Rizalihadi hadir pada upacara pembukaan Latihan TS25 sebagai tamu VIP mewakili TNI AU atas undangan resmi dari Angkatan Bersenjata Australia (ADF), Sydney, Minggu (13/07/2025).

Latihan Talisman Sabre 2025 kali pertama melibatkan Papua Nugini sebagai lokasi penyelenggara bersama Australia. Latihan ini menampilkan beragam skenario kompleks, termasuk tembakan langsung (live fire exercise), operasi amfibi, manuver pasukan darat, serta operasi udara dan maritim. Kehadiran lebih dari 30.000 personel, termasuk dari TNI, menjadikan latihan ini sebagai ajang kolaboratif terbesar dan paling luas dalam sejarah kemitraan militer di kawasan Indo-Pasifik.

Selain kehadiran Wakasau, kontingen TNI juga turut berpartisipasi dalam rangkaian Latihan Gabungan Multinasional (Latgabma) Trisula Wyvern dan Talisman Sabre, yang melibatkan prajurit elite dari Koopssus, Kopassus, Denjaka dan Kopasgat. Latihan ini bertujuan meningkatkan interoperabilitas pasukan serta memperkuat diplomasi pertahanan dan kredibilitas Indonesia sebagai mitra strategis di tingkat regional dan global.

Wakasau juga melaksanakan courtesy call kepada Panglima Angkatan Bersenjata Australia (Chief of Defence Force) Admiral David Johnston, Wakil Kepala Staf Angkatan Udara Australia (Deputy Chief of Air Force) Air Vice Marshal Harvey Reynolds dan Duta Besar RI untuk Australia Dr. Siswo Pramono. Pertemuan ini menjadi bagian penting dari upaya memperkuat hubungan bilateral di bidang pertahanan dan memperluas ruang kolaborasi strategis antarnegara sahabat. (Dwi Sasongko)