JAKARTA – Kementerian Pertahanan menargetkan membangun dua batalyon khusus Komponen Cadangan (Komcad) di setiap kabupaten/kota di Indonesia. Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan Taufanto menungkapkan hal tersebut saat jumpa pers seusai upacara penutupan latihan dasar militer (Latsarmil) Komcad ASN di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (5/6/2026).
“Harapannya kita di tiap kabupaten itu ada dua Batalyon Komcad ya. Selain satu batalyon infanteri, kita juga mengharapkan di tiap-tiap kabupaten, di 514 kabupaten itu juga ada dua batalyon komcad,” kata Donny kepada wartawan.
Dia menjelaskan, pembangunan Batalyon Komcad itu dilakukan agar personel TNI di daerah mudah mendapatkan bantuan tambahan personel dalam melaksanakan tugas-tugas pertahanan. Untuk memenuhi kebutuhan itu, Kemenhan sedang gencar membuka pelatihan Komcad ASN di tingkat pemerintah pusat hingga pemerintah daerah. Sejumlah pemerintah provinsi (pemprov) telah mengikutsertakan pegawainya dalam Latsarmil agar bisa menjadi Komcad
Sebelumnya, Kemenhan RI memastikan membuka pelatihan Komcad ASN gelombang II pada 27 Agustus 2026, dengan kuota sebanyak 2.000 peserta. Total pada tahun ini, Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kemenhan menargetkan membentuk 4.000 Komcad ASN Kementerian/Lembaga.
Komcad ASN Gelombang I Ditutup
Pendidikan dasar militer (Latsarmil) Komcad ASN Kementerian dan Lembaga Gelombang I Tahun 2026 resmi ditutup, yang dipimpin oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Rini Widyantini di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Jumat (5/6/2026). Penutupan tersebut turut dihadiri oleh Wamenhan RI Donny Ermawan Taufanto, beserta pejabat utama Kementerian, TNI dan Polri, serta Atase Pertahanan dari berbagai negara.
Penutupan Komcad ASN Kementerian dan Lembaga menjadi bagian dari upaya Kementerian Pertahanan dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pembinaan karakter, disiplin, dan semangat bela negara guna mendukung ketahanan nasional. Sebanyak 1.758 Komcad ASN Kementerian dan Lembaga turut ambil bagian dalam upacara penutupan tersebut.
Dalam amanatnya, Menpan RB menyampaikan bahwa para peserta yang sebelumnya datang sebagai ASN kini kembali ke instansi masing-masing dengan karakter yang semakin kuat, disiplin yang semakin terbangun, serta semangat pengabdian yang semakin kokoh setelah menjalani latsarmil secara disiplin dan penuh tanggung jawab.
‘’Nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan, seperti disiplin, tanggung jawab, kerja sama, integritas, dan kemampuan menghadapi tekanan sangat relevan dengan tugas ASN dalam menjalankan pelayanan publik serta mendukung pemerintahan yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat,’’ kata Rini Widyantini dalam laman Kemhan.go.id.
Komcad ASN Kementerian dan Lembaga diharapkan mampu menjadi teladan di lingkungan kerja masing-masing dengan membawa semangat bela negara, loyalitas, dan profesionalisme, serta terus menerapkan nilai-nilai disiplin dan integritas guna mewujudkan birokrasi yang semakin kuat, bersih, dan siap melayani masyarakat.
Upacara penutupan Komponen Cadangan ASN Kementerian ditutup dengan penampilan defile para peserta Komcad serta demonstrasi paramotor yang menggambarkan kesiapsiagaan, disiplin, kekompakan, dan semangat pengabdian aparatur negara dalam mendukung pertahanan negara.
Dalam keterangan pers usai upacara penutupan, Menpan RB menegaskan bahwa Komcad ASN menjadi sarana pembentukan karakter aparatur yang disiplin, tangguh, berintegritas, serta mampu memperkuat semangat pengabdian dan profesionalisme birokrasi dalam pelayanan kepada masyarakat. Menpan juga menyampaikan bahwa pelatihan Komcad ASN merupakan bagian dari pengembangan kompetensi aparatur yang akan tercatat dalam pembelajaran dan pengembangan karier ASN. (Dwi Sasongko)