Modernisasi C-130H Perkuat Kemandirian Pemeliharaan Alutsista di Dalam Negeri

Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono dan Menhan RI Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin saat acara penyerahan Pesawat C-130H Hercules tail number A-1319 hasil modernisasi Garuda Maintenance Facility (GMF) di Hanggar 4 GMF, Cengkareng, Tangerang, Rabu (19/8/2026).
Penguatan kemampuan teknis dan sumber daya manusia dilakukan melalui kolaborasi GMF, PTDI, dan industri nasional.
Share the Post:

TANGERANG – Modernisasi pesawat angkut C-130H Hercules TNI Angkatan Udara terus diperkuat melalui dukungan industri dirgantara nasional sebagai langkah meningkatkan kemandirian pemeliharaan alutsista di dalam negeri.

Pesawat C-130H Hercules tail number A-1319 hasil modernisasi Garuda Maintenance Facility (GMF) diserahkan Direktur Utama GMF Andi Fahrurrozi kepada Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin di Hanggar 4 PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMF), Cengkareng, Tangerang, Rabu (19/8/2026). Selanjutnya, pesawat diserahkan kepada TNI AU dan diterima Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono. 

Modernisasi C-130H A-1319 mencakup penggantian Center Wing Box Replacement (CWBR), Avionics Upgrade Program (AUP), dan Structural Integrity Program (SIP). Pelaksanaannya melibatkan TNI AU, GMF, dan PTDI dengan dukungan personel teknis yang memiliki kompetensi serta pengalaman dalam pemeliharaan pesawat Hercules.

Dalam keterangan pers usai peninjauan, Menhan menyampaikan bahwa modernisasi Hercules C-130H A-1319 menjadi langkah penting dalam membangun kemandirian pertahanan, khususnya kemampuan pemeliharaan alutsista TNI AU di dalam negeri. 

Penguatan kemampuan teknis dan sumber daya manusia dilakukan melalui kolaborasi GMF, PTDI, dan industri nasional, sehingga proses pemeliharaan dan modernisasi pesawat semakin dapat dilakukan dengan mengandalkan kemampuan dalam negeri. Kerja sama internasional tetap diperlukan sebagai bagian dari penguatan kapasitas, namun kemampuan teknis dan keahlian tersebut secara bertahap terus dibangun dan dikuasai di dalam negeri.

Penyerahan pesawat C-130H A-1319 menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesiapan operasional TNI AU sekaligus memperkuat peran industri pertahanan nasional dalam mendukung kebutuhan alutsista.

Sementara itu, Kasau menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertahanan atas dukungan terhadap pembangunan dan peningkatan infrastruktur serta kemampuan alutsista TNI AU.

‘’Modernisasi C-130H A-1319 menjadi salah satu wujud penguatan kemampuan industri dirgantara nasional dalam mendukung kesiapan operasional sekaligus meningkatkan kemandirian pemeliharaan alutsista TNI AU di dalam negeri,’’ kata Kasau dalam keterangannya. 

Dalam sambutannya, Dirut GMF menyampaikan apresiasi kepada Kemhan atas kepercayaan yang diberikan kepada GMF untuk melaksanakan modernisasi C-130H A-1319. Penyelesaian pekerjaan tersebut menjadi tonggak penting dalam pengembangan kemampuan industri nasional guna mendukung kebutuhan pertahanan.

Hercules C-130H A-1319 merupakan pesawat pertama yang menjalani modifikasi besar di GMF di luar fasilitas Lockheed Martin. Pekerjaan meliputi Center Wing Box Replacement, Avionics Upgrade Program, dan Structural Integrity Program. Modernisasi tersebut meningkatkan kemampuan avionik, keandalan, serta kesiapan operasional pesawat dan memperpanjang usia operasional sekitar 15–20 tahun. (Dwi Sasongko)