Photex Navy Force SGS 26, TNI AL dan Unsur Maritim AS Tampilkan Formasi Laut

TNI AL mengerahkan KRI Beladau-643 dan KRI Siwar-646, sementara unsur maritim Amerika Serikat melibatkan USCGC Charles Moulthrope-1141 dan USCGC Emlen Tunnell-1145 dalam dalam serial Navy Force Latgabma Super Garuda Shield (SGS) ke-V Tahun 2026 yang dilaksanakan di perairan utara Banten, Sabtu (5/9/2026). Foto: Puspen TNI
Dalam kegiatan PHOTEX, kapal perang dari kedua negara melaksanakan manuver dan membentuk formasi bersama sekaligus mendokumentasikan kegiatan serta formasi unsur laut dari udara maupun antar-kapal.
Share the Post:

JAKARTA – Photography Exercise (PHOTEX) antara TNI Angkatan Laut dan unsur maritim Amerika Serikat merupakan salah satu rangkaian latihan taktis laut dalam serial Navy Force Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Super Garuda Shield (SGS) ke-V Tahun 2026 yang dilaksanakan di perairan utara Banten, Sabtu (5/9/2026).

Dalam kegiatan PHOTEX, kapal perang dari kedua negara melaksanakan manuver dan membentuk formasi bersama sekaligus mendokumentasikan kegiatan serta formasi unsur laut dari udara maupun antar-kapal. 

Dalam latihan tersebut, TNI AL mengerahkan KRI Beladau-643 dan KRI Siwar-646, sementara unsur maritim Amerika Serikat melibatkan USCGC Charles Moulthrope-1141 dan USCGC Emlen Tunnell-1145. Selain itu, Helikopter AS565 MBe Panther HS-1311 TNI AL turut diterbangkan untuk mengambil visual formasi dari ketinggian.

Melalui SGS 2026, TNI bersama negara-negara sahabat terus mengasah interoperabilitas antar matra dan antar negara guna meningkatkan kesiapan operasi gabungan. ‘’Latihan ini menjadi sarana untuk membangun kemampuan yang profesional dan terintegrasi dalam menghadapi dinamika serta tantangan keamanan di masa depan,’’ demikian disampaikan oleh Puspen TNI. 

Sebanyak 347 personel dari lima negara Latihan pertempuran hutan. Foto: Puspen TNI

Pertempuran Hutan 

Sementara itu, sebanyak 347 personel dari lima negara melaksanakan Jungle Field Training Exercise (Jungle FTX) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2026 di Area Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) TNI AD, Martapura, Sumatera Selatan, Sabtu (5/9/2026). Latihan ini diikuti oleh 107 personel Indonesia, 141 personel US Army, 49 personel Australia, 40 personel India, dan 10 personel Jepang.

Dalam pelaksanaannya, pasukan bergerak secara terkoordinasi melintasi medan hutan menuju sasaran dengan menerapkan taktik, teknik, dan prosedur operasi tempur. Setelah melaksanakan pergerakan menuju sasaran, pasukan melanjutkan latihan dengan melaksanakan penyerbuan terhadap Sasaran Satu, Sasaran Dua, dan Sasaran Tiga secara bertahap. Rangkaian kegiatan tersebut menguji kemampuan pasukan dalam melaksanakan manuver, koordinasi, komunikasi, serta penguasaan medan dalam operasi gabungan multinasional.

Jungle FTX menjadi sarana untuk meningkatkan interoperabilitas dan kesiapan pasukan multinasional dalam melaksanakan operasi bersama. Melalui latihan yang dilaksanakan secara realistis di medan hutan, TNI bersama negara-negara sahabat terus memperkuat profesionalisme, kemampuan tempur, dan kerja sama antarpasukan dalam menghadapi berbagai tantangan operasi di masa depan. (Tim The Strategy)