Latgabma Super Garuda Shield 2025 Resmi Ditutup

Para prajurit sedang balap karung pada acara penutupan latihan bersama multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2025. Acara ini meninggalkan pesan bahwa kebersamaan, persahabatan, dan saling pengertian adalah kunci terciptanya perdamaian dunia. Foto : Puspen TNI
Selama lebih dari dua minggu pelaksanaan, SGS 2025 melibatkan ribuan prajurit dari TNI dan pasukan dari negara sahabat lainnya. Rangkaian latihan mencakup berbagai materi operasi gabungan, mulai dari latihan tempur bersama, operasi amfibi hingga kegiatan bakti sosial dan diplomasi budaya.
Share the Post:

BATURAJA –  Latihan bersama multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2025 secara resmi ditutup melalui sebuah upacara yang berlangsung khidmat dan serempak di Jakarta dan Baturaja, Sumatera Selatan, Kamis (4/9/2025).

Acara penutupan utama dipimpin oleh Wakil Komandan Kodiklat TNI Marsda TNI Bambang Gunarto selaku Wakil Direktur Latihan di Pusat Latihan Tempur Baturaja, serta diikuti secara paralel oleh unsur-unsur pasukan dan satuan latihan di Jakarta.

Dalam sambutan Panglima TNI yang dibacakan Wadankodiklat TNI menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas semangat, dedikasi, serta profesionalisme seluruh prajurit TNI dan pasukan multinasional yang terlibat dalam latihan. “Latihan ini bukan hanya meningkatkan interoperabilitas dan kemampuan tempur, tetapi juga memperkuat hubungan persahabatan antar bangsa,” tegasnya.

Selama lebih dari dua minggu pelaksanaan, SGS 2025 melibatkan ribuan prajurit dari TNI dan pasukan dari negara sahabat lainnya. Rangkaian latihan mencakup berbagai materi operasi gabungan, mulai dari latihan tempur bersama, operasi amfibi hingga kegiatan bakti sosial dan diplomasi budaya.

Sebagai bagian dari evaluasi, diselenggarakan After Action Review (AAR) yang diikuti seluruh perwakilan negara peserta. Forum ini menjadi sarana penting untuk menilai pencapaian latihan, mengidentifikasi kelebihan serta hal-hal yang perlu ditingkatkan, sekaligus merumuskan rekomendasi bagi penyelenggaraan latihan di masa mendatang.

Latgabma Super Garuda Shield 2025 diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkokoh kerja sama pertahanan, meningkatkan kesiapan militer, serta mempererat persahabatan antar bangsa di kawasan Indo-Pasifik.

Latihan Gabungan Bersama Super Garuda Shield (SGS) 2025 tidak hanya menjadi ajang peningkatan interoperabilitas militer, tetapi juga sarana mempererat persahabatan dan diplomasi budaya antara Indonesia dengan negara-negara peserta.

Latihan yang melibatkan puluhan negara sahabat ini dirancang untuk membangun kesiapan, sinergitas, serta kepercayaan antar angkatan bersenjata. Selain itu, SGS 2025 juga menghadirkan dimensi diplomasi budaya yang diwujudkan melalui kegiatan “Culture Day”, sebuah acara yang menampilkan keberagaman tradisi, seni, serta budaya Indonesia yang diperkenalkan kepada tiap negara peserta, bertempat di lapangan Puslatpur TNI AD, Baturaja, Sumatra Selatan. Kamis (4/9/2025).

Dalam rangkaian Culture Day yang digelar di penghujung latihan, para prajurit multinasional turut berpartisipasi dalam perlombaan persahabatan yang mengangkat nuansa kearifan lokal Indonesia, seperti pada perlombaan peringatan Kemerdekaan yang berupa lomba balap bakiak, balap karung, tarik tambang, dan sebagainya. Kegiatan ini menjadi simbol semangat kebersamaan, memperkuat hubungan personal, dan membangun jembatan persaudaraan lintas bangsa. Acara ini menjadi momentum bagi prajurit TNI dan pasukan multinasional untuk saling bertukar pengalaman budaya, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dalam keberagaman. (Dwi Sasongko)