80 Pati TNI AD Naik Pangkat, Jenderal Maruli Tekankan Amanah dan Tantangan Ke Depan

Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memberikan ucapan selamat perwira tinggi (Pati) TNI AD di Mabesad, Jakarta, Senin (1/12/2025). Sebanyak 80 Pati TNI AD yang naik pangkat terdiri atas 20 perwira berpangkat Mayor Jenderal dan 60 perwira berpangkat Brigadir Jenderal, yang mengemban berbagai jabatan baik di dalam maupun di luar struktur TNI AD. Foto : Dispenad
Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menekankan pentingnya sinergi dan kekompakan dalam mengawal program pemerintah, termasuk ketahanan pangan dan program makan bergizi, serta meningkatkan kesejahteraan prajurit melalui penguatan program perumahan non-dinas TWP. 
Share the Post:

JAKARTA  – Para perwira tinggi TNI AD memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program nasional yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menekankan pentingnya sinergi dan kekompakan dalam mengawal program pemerintah, termasuk ketahanan pangan dan program makan bergizi, serta meningkatkan kesejahteraan prajurit melalui penguatan program perumahan non-dinas TWP. 

“Banyak kesempatan kita dalam mendukung program-program pemerintah, seperti ketahanan pangan dan program makan bergizi. Kita harus kompak. Kami pejabat utama di Mabesad selalu berdiskusi bagaimana meningkatkan kesejahteraan prajurit terutama perumahan non dinas melalui program TWP,” tegas Kasad dalam keterangannya.

Kasad Jenderal TNI Maruli menerima Laporan Kenaikan Pangkat 80 Perwira Tinggi (Pati) TNI AD di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Senin (1/12/2025). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi TNI AD dalam memperkuat kepemimpinan, sekaligus menegaskan amanah dan tanggung jawab baru yang diemban para Pati.

Dalam kesempatan tersebut, Kasad mengucapkan selamat kepada para perwira yang memperoleh kenaikan pangkat dan menegaskan bahwa setiap kenaikan pangkat bukan sekadar bentuk penghargaan dari negara, tetapi merupakan amanah sekaligus tantangan untuk meningkatkan profesionalisme, kualitas kepemimpinan, dan kontribusi nyata kepada organisasi.

Sebanyak 80 Pati TNI AD yang naik pangkat terdiri atas 20 perwira berpangkat Mayor Jenderal dan 60 perwira berpangkat Brigadir Jenderal, yang mengemban berbagai jabatan baik di dalam maupun di luar struktur TNI AD. Kenaikan pangkat ini diharapkan menjadi energi baru dalam memperkuat pembinaan satuan dan kinerja organisasi.

Kasad menegaskan bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks, sehingga TNI AD membutuhkan pemimpin yang adaptif, visioner, serta mampu menggerakkan organisasi secara responsif dan efektif. Ia juga berpesan agar para Pati yang naik pangkat mampu menjadi teladan dalam disiplin, loyalitas, serta memajukan satuan yang dipimpinnya. 

Kasad Lepas Bantuan ke Sumatera 

Jenderal TNI Maruli melepas keberangkatan Kapal ADRI XVII BM yang membawa bantuan kemanusiaan TNI AD bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pengiriman dilakukan dari Dermaga Satangair Pusbekangad, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (1/12/2025).

Kasad menegaskan bahwa penggunaan Kapal ADRI merupakan langkah strategis untuk mengangkut bantuan dalam jumlah besar ke wilayah yang membutuhkan. Ia menyampaikan bahwa bantuan prioritas sebenarnya telah diberangkatkan sehari sebelumnya menggunakan dua KRI TNI AL dan pesawat Hercules.

“Hari ini kami memberangkatkan Kapal ADRI untuk membantu saudara-saudara kita di Aceh, Sumatera Utara maupun Padang, setelah kemarin kami mengirimkan barang-barang yang dibutuhkan segera melalui KRI dan Hercules,” jelas Kasad.

TNI AD mengirimkan empat unit jembatan Bailey, tiga unit untuk Aceh dan satu unit untuk Sumatera Utara, serta mengerahkan lima helikopter dan pesawat Cassa guna mempercepat penanganan darurat. Ribuan paket logistik turut dikirim, termasuk sembako, air bersih, obat-obatan, perlengkapan balita dan ibu hamil, tenda, selimut, perlengkapan sanitasi, hingga genset.

Selain logistik kebutuhan dasar, TNI AD juga mengirim peralatan evakuasi dan pemulihan seperti excavator, buldozer, serta berbagai perlengkapan operasional yang diperlukan di lapangan.

Menanggapi anggapan bahwa TNI lambat dalam membantu penanganan bencana, Kasad menegaskan bahwa TNI bergerak cepat setelah menerima perintah dari Presiden Prabowo Subianto. Ia menyebut perhatian Presiden terhadap percepatan penanganan bencana sangat besar, termasuk rencana pengerahan sekitar 20 helikopter untuk operasi kemanusiaan.

Sebelum pelepasan kapal, Kasad dan Pejabat Utama Mabesad menerima paparan dari Asisten Operasi Kasad Mayjen TNI Aminton Manurung terkait mekanisme pengiriman serta manifest barang yang diberangkatkan.

Selain bantuan logistik, TNI AD mengerahkan satuan Zeni, Kesehatan, Bekang, serta personel dari Kodam I/BB, Kodam IM, dan Kodam XVIII/Tuanku Imam Bonjol untuk membuka akses terputus, membantu evakuasi, memberikan layanan kesehatan, dan menyiapkan dapur lapangan.

Tak lupa, Kasad juga menyampaikan duka cita atas berjatuhannya korban dan kerusakan yang terjadi, serta memastikan TNI AD terus memperkuat koordinasi dengan BNPB, BPBD, dan pemerintah daerah dalam penanganan darurat.

Bantuan kemanusiaan ini rencananya akan didistribusikan ke posko gabungan di tiga wilayah terdampak sesuai prioritas kebutuhan masyarakat. Dengan keberangkatan Kapal ADRI, TNI AD menegaskan komitmennya untuk selalu hadir secara responsif, profesional, dan humanis membantu rakyat dalam situasi darurat. (Dwi Sasongko)