Kerahkan 200 Jet Tempur, Israel Klaim Ali Khamenei Telah Tewas dalam Serangan 

Citra satelit yang dilaporkan diambil oleh Airbus menunjukkan beberapa struktur di dalam kompleks yang terkait dengan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di Teheran rusak parah setelah serangan militer. Kompleks ini secara luas dikenal sebagai kediaman resmi dan pusat kegiatan pemerintahan Khamenei. Foto : Airbus/ x.com/_iMAKsays Foto Khamenei : x.com/khamenei_ir
Dalam operasi yang dilaksanakan pada pagi hari tersebut, ratusan amunisi dijatuhkan hampir secara bersamaan ke sekitar 500 target militer yang tersebar di wilayah barat dan tengah Iran.
Share the Post:

TEL AVIV – Sekitar 200 jet tempur Angkatan Udara Israel dikerahkan dalam sebuah operasi penyerangan besar terhadap Iran. Militer Israel menyatakan bahwa operasi tersebut merupakan pengerahan kekuatan udara terbesar dalam sejarah Angkatan Udara Israel, yang dilaksanakan melalui perencanaan ekstensif dan didukung intelijen berkualitas tinggi.

The Time of Israel menyebut menurut keterangan militer Israel, gelombang serangan masif itu menyasar peluncur rudal balistik serta sistem pertahanan udara Iran. Dalam operasi yang dilaksanakan pada pagi hari tersebut, ratusan amunisi dijatuhkan hampir secara bersamaan ke sekitar 500 target militer yang tersebar di wilayah barat dan tengah Iran.

Militer Israel menyebut operasi ini dirancang melalui perencanaan yang matang dengan dukungan intelijen berpresisi tinggi, serta melibatkan sinkronisasi ratusan pesawat tempur dalam satu rangkaian serangan terkoordinasi.

Serangan terhadap sistem pertahanan udara Iran dinilai membuka ruang bagi perluasan superioritas udara Israel di atas wilayah Iran, sekaligus memberikan tekanan signifikan terhadap kemampuan ofensif utama Teheran, khususnya fasilitas peluncuran rudal di bagian barat negara itu.

Salah satu lokasi yang menjadi sasaran di kawasan Tabriz dilaporkan merupakan fasilitas unit rudal balistik Iran, yang disebut-sebut tengah dipersiapkan untuk meluncurkan puluhan rudal ke arah Israel. 

Serangan terhadap sistem pertahanan udara—yang dalam taktik militer dikenal sebagai suppression of enemy air defenses (SEAD)—disebut memungkinkan Israel memperluas superioritas udaranya di atas wilayah Iran, menurut keterangan militer.

Serangan itu melibatkan jet tempur siluman F-35 serta pesawat tempur F-15 milik Israel. Namun, keseluruhan jenis dan jumlah pasti pesawat yang terlibat dalam operasi tersebut belum diungkapkan secara rinci.

Trump Klaim Khamenei Tewas

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump membuat klaim bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei telah tewas dalam operasi tempur besar-besaran Sabtu waktu setempat (28/02).  Dalam unggahan di Truth Social, Trump mengatakan “Khamenei salah satu orang paling jahat dalam sejarah, telah tewas”.

Trump selanjutnya menulis, “Ini bukan hanya keadilan bagi rakyat Iran, tetapi juga bagi semua warga Amerika yang hebat. Ini adalah kesempatan terbesar bagi rakyat Iran untuk mengambil kembali negaranya,” papar Trump. 

Sebelumnya, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan ada tanda-tanda yang semakin kuat bahwa Khamenei telah tiada, karena seorang pejabat senior Israel mengeklaim jenazah pemimpin tertinggi Iran itu telah ditemukan setelah serangan Israel di kompleks kediamannya.

“Pagi ini kami menghancurkan kompleks tiran Khamenei,” kata Netanyahu dalam pernyataan video dari Reuters, Minggu (1/3/2026). 

Menurut dia, ada banyak tanda bahwa tiran ini sudah tiada. ‘’Pagi ini kami melenyapkan pejabat senior dalam rezim ayatollah, komandan Garda Revolusi, tokoh senior dalam program nuklir dan kami akan terus melanjutkan. Dalam beberapa hari ke depan, kami akan menyerang ribuan target lagi dari rezim teror,” ungkap Netanyahu.

Dia juga mengatakan komandan Garda Revolusi dan pejabat nuklir senior telah tewas, sambil juga menyerukan warga Iran untuk menggulingkan pemerintahnya. 

Sementara itu, dua jaringan televisi Israel melaporkan bahwa sebuah foto jenazah Khamenei telah ditunjukkan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. “Foto jenazah ditunjukkan kepada Netanyahu dan Trump,” begitu bunyi siaran Channel 12. 

“Para pejabat senior Israel telah diberitahu tentang pembunuhan Khamenei. Jenazahnya ditemukan dari reruntuhan kompleks kediamannya,” imbuh laporan lembaga penyiaran publik Israel, Kan.

Namun, klaim mereka dibantah oleh Iran. Pihak berwenang Iran mengatakan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei aman dan sehat dan menyerukan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan tidak terpengaruh oleh apa yang mereka sebut sebagai perang mental yang dilakukan musuh.  (Dwi Sasongko)