Penerbang Tempur TNI AU Raih 2.000 Jam Terbang Pesawat Tempur T-50i Golden Eagle

Penerbang tempur TNI Angkatan Mayor Pnb Yerick “Otter” Ardyan Finandhita menerima Badge 2.000 Jam Terbang setelah berhasil menuntaskan total 2.000 jam terbang menggunakan pesawat tempur T-50i Golden Eagle. Foto: Dispenau
Pencapaian 2.000 jam terbang merupakan bukti dedikasi, profesionalisme, serta komitmen tinggi seorang penerbang tempur dalam menjalankan tugas sekaligus menjaga keselamatan terbang dan kesiapsiagaan operasi.
Share the Post:

MADIUN – Satu lagi penerbang tempur TNI Angkatan Udara mengukir prestasi gemilang. Adalah Mayor Pnb Yerick “Otter” Ardyan Finandhita menerima Badge 2.000 Jam Terbang setelah berhasil menuntaskan total 2.000 jam terbang menggunakan pesawat tempur T-50i Golden Eagle.

Penyematan badge dilakukan oleh Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo, M.S dalam tradisi satuan di Shelter Skadron Udara 15, Kamis (5/3/2026). Pada kesempatan yang sama, Danlanud juga menyematkan Badge Hawk Sierra kepada Letda Pnb Derievo Muhammad Zakwan yang berhasil melaksanakan terbang solo menggunakan pesawat tempur T-50i Golden Eagle.

Danlanud mengungkapkan pencapaian 2.000 jam terbang merupakan bukti dedikasi, profesionalisme, serta komitmen tinggi seorang penerbang tempur dalam menjalankan tugas sekaligus menjaga keselamatan terbang dan kesiapsiagaan operasi.

“Ini adalah bukti nyata atas dedikasi, profesionalisme, disiplin, dan komitmen tinggi dalam menjalankan tugas sebagai penerbang tempur TNI Angkatan Udara, dimana 2000 jam terbang merupakan perjalanan panjang yang penuh dengan pengalaman, pembelajaran serta tanggung jawab besar dalam menjaga keselamatan terbang dan kesiapsiagaan operasi,” jelas Muchtadi Anjar Legowo dalam keterangannya.

Danlanud juga mengapresiasi keberhasilan Letda Pnb Derievo Muhammad Zakwan melaksanakan terbang solo yang menjadi tonggak penting dalam perjalanan seorang penerbang militer.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan plakat penghargaan dari Dangrup 3 Tempur Marsma TNI David Yohan Tamboto kepada Mayor Pnb Yerick Ardyan Finandhita serta tradisi penyiraman air kembang kepada Letda Pnb Derievo Muhammad Zakwan. Acara turut dihadiri para pejabat Grup 3 Tempur, Lanud Iswahjudi, serta seluruh personel Skadron Udara 15. 

Sebelumnya, penerbang Tempur TNI AU, Mayor Pnb Fulgentius Dio Prakoso juga menerima Badge 2.000 Jam Terbang setelah menuntaskan total 2.000 jam terbang menggunakan pesawat tempur F-16 Fighting Falcon. Penyematan badge dilakukan oleh Danlanud Iswahjudi Marsma TNI Muchtadi Anjar Legowo dalam tradisi satuan di Shelter Skadron Udara 3, Rabu (25/2/2026).

Pencapaian tersebut diraih melalui berbagai penugasan operasi dan latihan yang menuntut konsistensi keterampilan, ketepatan pengambilan keputusan, serta disiplin tinggi dalam menjaga keselamatan terbang. 

Danlanud Iswahjudi menyampaikan apresiasi atas prestasi yang dicapai. Menurutnya, capaian tersebut mencerminkan tingkat kepercayaan, tanggung jawab, dan kematangan dalam mengoperasikan alpalhankam TNI AU secara aman dan bertanggung jawab.

Lebih lanjut disampaikan bahwa capaian tersebut tidak dapat diraih oleh setiap personel, karena menuntut performa keterampilan individu yang tinggi, ketepatan pengambilan keputusan, serta konsistensi dalam menjaga keselamatan terbang di berbagai kondisi dan dinamika penugasan.  “Dua ribu jam terbang dicapai melalui proses yang panjang, disiplin yang kuat, serta pengalaman menghadapi beragam situasi operasi,” lanjutnya. 

Keberhasilan Mayor Pnb Fulgentius Dio Prakoso diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh penerbang, sekaligus memperkuat budaya profesional di lingkungan Skadron Udara 3. (Dwi Sasongko)