SURABAYA – Sebanyak 240 perwira remaja Akademi Angkatan Laut (AAL) resmi menyandang gelar Sarjana Terapan Pertahanan setelah menyelesaikan pendidikan di Politeknik Angkatan Laut. Wisuda tersebut dipimpin langsung Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Muhammad Ali di Gedung R. Moeljadi, Kodiklatal, Surabaya, Kamis (21/5/2026).
Prosesi wisuda ditandai dengan pengalungan medali kepada perwakilan lulusan terbaik dari masing-masing program studi. Selanjutnya, Kasal memindahkan tali toga para wisudawan dari kiri ke kanan sebagai simbol pengukuhan kelulusan. Penyerahan ijazah dilakukan oleh Gubernur AAL Laksamana Muda TNI Sigit Santoso selaku Direktur Politeknik Angkatan Laut.
Adapun jumlah lulusan terdiri dari 76 perwira Program Studi Manajemen Pertahanan Matra Laut, 44 perwira Teknik Mesin Kapal Perang, 35 perwira Teknik Elektronika Kapal Perang, 28 perwira Manajemen Logistik dan Keuangan Matra Laut, serta 57 perwira Program Studi Manajemen Pertahanan Matra Laut Aspek Darat. Mereka berhak menyandang gelar S.Tr (Han) (Sarjana Terapan Pertahanan).
Dalam sambutannya, Kasal menegaskan bahwa gelar akademik yang diraih harus diimbangi dengan karakter prajurit matra laut yang berintegritas, tangguh, dan menjunjung tinggi nilai-nilai Sapta Marga serta kehormatan perwira TNI AL.
“Saya berpesan agar senantiasa menjaga kehormatan diri, korps, dan institusi TNI AL. Jadilah perwira yang berintegritas, profesional, loyal, dan bertanggung jawab dalam setiap penugasan,” ujar Kasal.
Ia juga menekankan bahwa para perwira muda harus siap menjadi bagian dari transformasi TNI AL menuju kekuatan pertahanan laut yang profesional, modern, dan memiliki daya gentar tinggi.
Pada kesempatan tersebut, AAL juga memberikan penghargaan kepada lulusan terbaik dari masing-masing program studi. Untuk Program Studi Manajemen Pertahanan Matra Laut, penghargaan diraih Letda Laut (P) Maulana Faqih Kusuma Yudha dengan IPK 3,63. Program Studi Teknik Mesin Kapal Perang diraih Letda Laut (T) Aryya Handaru dengan IPK 3,57.
Sementara itu, lulusan terbaik Teknik Elektronika Kapal Perang diraih Letda Laut (E) Muhammad Triyoga dengan IPK 3,72. Untuk Program Studi Manajemen Logistik dan Keuangan Matra Laut, penghargaan diberikan kepada Letda Laut (S/W) Tiara Nur Haliza Putri dengan IPK 3,64.
Adapun lulusan terbaik Program Studi Manajemen Pertahanan Matra Laut Aspek Darat diraih Letda Marinir Markus Safronius Simanjuntak dengan IPK tertinggi 3,88.
Penghargaan Adhi Pratama Karya untuk tugas akhir terbaik diberikan kepada Letda Laut (E) Daudrian Rayguali Yoku. Ia meraih nilai 93,49 atau A melalui skripsi berjudul “Rancang Bangun Perangkat Pelacak Rompi Marinir Terintegrasi Lora Guna Optimalisasi Pemantauan dan Koordinasi Operasi Darat Tingkat Peleton”. (Dwi Sasongko)