BATAM – Bakamla RI sangat antusias menyambut kedatangan dua kapal coast guard negara tetangga. Diketahui Malaysian Maritime Enforcement Agency (MMEA) dan Singapore Police Coast Guard (SPCG) mengirimkan unsurnya yang sandar di Pangkalan Bakamla Batam, Setokok, Kepualauan Riau, Selasa (11/8/2026). Bakamla RI, Coast Guard Malaysia dan Singapura Siap Perkuat Keamanan Maritim di Kawasan.
Whitetip Shark PH58 merupakan unsur SPCG yang diketahui memiliki panjang 35 meter. Selain itu, MMEA turut mengirimkan KM. Sibuan 2224 yang memiliki panjang 22 meter. Kedatangan kapal ini dimaksudkan untuk mendukung rangkaian kegiatan Tirpartite Coast Guard Cooperation, yang puncak kegiatannya adalah pelaksanaan High-Level Meeting. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah, Director General MMEA Admiral (M) Datuk Haji Mohd. Rosli bin Abdullah, dan Commander SPCG SAC Ang Eng Seng.
Dalam kesempatan ini, ketiga pucuk pimpinan coast guard turut menyapa rekan-rekan media massa yang tidak kalah antusias menyaksikan salah satu momen kerja sama yang baik antar negara tetangga Indonesia.
Tidak hanya itu, kegiatan latihan visit biard, search, and seizure (VBSS) juga turut dilakukan oleh kru kapal dari masing-masing negara. Adapun jumlah personel yang terlibat pelatihan berjumlah 15 orang dari MMEA, 15 orang dari SPCG, dan 30 orang dari Bakamla RI.
Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan baik antar instansi terus menguat dari waktu ke waktu, begitu pula hubungan kondusif antar personelnya. Hal ini tentunya akan berdampak positif dalam kegiatan koordinasi operasi di lapangan, dan juga dalam upaya menciptakan kawasan perairan yang aman di masing-masing negara.
Melanjutkan hubungan baik yang telah terjalin dengan negara tetangga, Kepala Bakamla RI melakukan Pertemuan Tingkat Tinggi dengan Director General Malaysian Maritime Enforcement Agency (MMEA) Admiral (M) Datuk Haji Mohd. Rosli bin Abdullah, dan Commander Singapore Police Coast Guard (SPCG) SAC Ang Eng Seng. Kegiatan yang sekaligus mengukuhkan kembali hubungan trilateral ini berlangsung di Pangkalan Bakamla Batam.
Setelah menyambut kedatangan unsur kapal milik SPCG White Tip Shark dengan nomor lambung PH58, dan unsur kapal milik MMEA KM. Sibuan 2224, Ketua Delegasi masing-masing instansi coast guard tersebut melakukan pertemuan Tingkat Tinggi di Gedung Anambas, Pangkalan Bakamla Batam.
Sebelumnya, High-Level Meeting Tripartite Coast Guard Cooperation telah dilakukan pada 15 Juli 2025 di Mabes Bakamla RI. Dengan kembali hadirnya pimpinan instansi coast guard negara tetangga Indonesia, diharapkan dapat memperkuat tindak pengawasan terhadap keamanan, keselamatan dan penegakan hukum di laut. Tidak hanya itu, potensi kerja sama di masa mendatang juga turut disampaikan. Pertemuan ini juga dimanfaatkan sebagai wadah untuk menyampaikan tindak lanjut atas pembahasan yang telah dilakukan sebelumnya.
Dalam kesempatan ini, ketiga pucuk pimpinan instansi coast guard tiga negara turut menandatangi Notes of Discussion (NoD) sebagai bentuk pengesahan butir pertemuan dan komitmen untuk terus melakukan kerja sama positif yang berkesinambungan.
Ketiga coast guard ini sepakat untuk terus meningkatkan hubungan kerja sama yang baik. Hal ini dilakukan sebagai bentuk upaya mempertahankan stabilitas wilayah perairan yang saling berbatasan, dan menciptakan keamanan dan kenyamanan di laut. Diharapkan kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan suasana kondusif di wilayah perairan masing-masing negara.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat tinggi Bakamla RI, antara lain Deputi Operasi dan Latihan Laksda Bakamla Eko Wahjono, S.E., M.M., Direktur Operasi Laut Laksma Bakamla Lukman Kharish, S.T., M.Han., Direktur Latihan Ivan Gatot Prijanto, S.E., M.Tr.Opsla., Kepala Zona Bakamla Barat Laksma Bakamla Bambang Trijanto, dan Kepala Pangkalan Batam Kolonel Bakamla Agus Sriyanto, S.E., M.Tr.Hanla. (Dwi Sasongko)